Jangan Rusak Akal

0
31
views
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin
 
Menurut penelitian, orang berbank itu nomor satu bukan karena pertimbangan penggunaan akal. Tetapi lebih kepada pertimbangan yang penting DILAYANI dengan baik. Fasilitas dan layanan adalah nomor satu. Mereka nggak peduli transaksinya masuk akal atau tidak.
 
Tentu Bank Syariah tidak akan mau kampanye merusak akal.
 
Jika dibandingkan, Bank Konven labanya banyak. Satu bank konven bisa laba lebih dari 20T. Kalau Bank Syariah, laba 1T pun belum pernah. | Dari sisi logika, wajar jika bank konven lebih punya banyak DUIT untuk memanjakan Nasabah merusak akalnya.
 
Nah.. Bank Syariah memang beda. Bank Syariah kampanye penggunaan akal, agar nasabah (masyarakat) bersedia menggunakan akal dalam bertransaksi perbankan.
 
Kuncinya sederhana: Bank Syariah pakai skema dagang jika mau ambil profit. Bank Konven tidak akan mungkin berani niru skema (pembiayaan) dagang ini, kecuali berubah dulu jadi syariah.
 
Inovatif
 
Inovasi adalah hal baru. Perhatikan, tidak akan ada akad pembiayaan dan pendanaan Bank Syariah yang akadnya tidak beda (dibanding bank konven). Ini mutlak disebut inovasi.
 
Inovasi luar biasa dari DSN MUI dan segenap pegiatnya.
 
Contoh: tidak akan ada KPR Konven berakad dagang. Sementara KPR Syariah mutlak wajib dagang. Tidak boleh tidak. | Ini jelas mutlak disebut inovasi.
 
Perhatikan juga di bank konven, pada akad simpanan dan kredit, mereka cuma mengenal akad simpanan plus bunga dan pinjaman/kredit plus bunga. Yang ini jelas transaksi tidak masuk akal. Duit belum diapa-apain sudah DIPASTIKAN beranak. Ini TUHAN banget..
Tentu beda dengan Bank Syariah. Bank Syariah memastikan nominal transaksi yang seharusnya dipastikan dan menidakpastikan nominal transaksi yang seharusnya tidak dipastikan. | Bank Konven nggak berani niru ini.
 
Mau akal jadi sehat?
 
Ayo ke Bank Syariah. #iLoveiB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here