Masyarakat Anti Pemerintah

0
95
views
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin
 
Alquran bilang begini:
 
يايهاالذين امنوا اطيعوا الله واطيعوا الرسول واولى الامر منكم
 
“Duhai orang beriman, taatlah kalian kepada Allah, dan taatlah kalian kepada Rasulullah, dan kepada ulil amri (pemerintah) kalian.”
 
Perhatikan, bahwa ketaatan terhadap pemerintah, negara, atau misalnya kepada RT atau RW atau bisa dalam konteks pemaknaan lain untuk taat kepada aturan perusahaan atau aturan kampus, adalah prioritas ketiga setelah Allah dan Rasulullah.
 
Gimana jika pemerintah dianggap zhalim? | Ada caranya. Dan coba perhatikan caranya, perhatikan Hadits berikut:
 
من راى منكم منكرا فليغيره بيده فان لم يستطع فبلسانه فان لم يستطع فبقلبه وذلك اضعف الايمان
 
“Sesiapa yang melihat kemungkaran (YANG BENERAN KEMUNGKARAN), ubahlah dengan yad (tangan, power, kakuasaan, sistemik). Jika nggak mampu mengubah pake yad, ubahlah pake lisan. Jika nggak mampu mengubah pake lisan, ubahlah pake hati (DIAM dan ingkari saja) meski itulah selemah-lemah iman.”
 
Hadits tersebut mengajarkan, misalnya, jika POLISI dianggap mungkar (TIDAK KOMPETEN), maka cek dulu apakah polisi itu beneran melakukan kemungkaran atau itu cuma asumsi kalian? | Cara mengubah kemungkaran menurut Hadits tersebut:
 
1. Ubahlah dengan yad. Anda gantiin aja polisinya.
 
2. Jika ANDA sendiri nggak mampu jadi polisi, temui polisi itu baik-baik, sampaikan baik-baik aspirasi Anda, misalnya ke Kapolri atau Presiden. Atau boleh bikin tulisan. Positif. Konstuktif. Boleh juga sampaikan di Pengadilan, jika polisi melanggar hukum. Ajukan gugatan aja. Ada wadah atau saluran legal formal. TIDAK LIAR.
 
3. Jika dua langkah itu tidak berhasil Anda lakukan, maka DIAMLAH.
 
WaLlaahu a’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here