QARDH VS ARIYAH

0
46
views

Oleh: Ahmad Ifham Sholihin

Ada dua jenis pinjaman, yakni Qardh dan Ariyah. Keduanya sama-sama disebut dengan pinjaman, namun punya logika yang berbeda.

Qardh adalah pinjaman yang boleh dihabiskan, asalkan nanti diganti dengan yang senilai. Misalnya pinjam uang 10 juta, uangnya dipergunakan dan/atau dihabiskan oleh peminjam, dengan syarat peminjam mengembalikan dalam jumlah senilai 10 juta.

Ariyah adalah pinjaman terhadap benda yang bendanya tidak boleh dikurangi kuantitasnya, harus dikembalikan seperti semula, dan hanya manfaatnya yang dipinjamkan.

Titipan

Titipan (wadiah) itu ada dua. Titipan yang tidak boleh dipake (wadiah yad amanah) dan titipan yang boleh dipake (wadiah yad dhamanah).

Titipan yang boleh dipake, dalam logika fikih dipersamakan dengan qardh alias hutang alias pinjaman. Terkena hukum yang sama dengan qardh.

Nah..

Tabungan di Bank Syariah, salah satunya menggunakan akad wadiah yad dhamanah alias qardh. Uang yang Anda titipkan ke Bank Syariah boleh dihabiskan oleh Bank Syariah asalkan bisa dikembalikan senilai.

Jika Anda ingin uang Anda sama sekali tidak boleh dipake oleh Bank Syariah, simpan aja di SDB (Save Deposit Box), Anda tinggal bayar ongkos sewanya saja, dan saya yakin Bank Syariah juga mau mengakomodir kemauan Anda.

WaLlaahu a’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here