PPAP dan Biaya Admin

0
46
views

Oleh: Ahmad Ifham Sholihin

PPAP adalah Pencadangan Penghapusan Aktiva Produktif yang biasanya dipergunakan di lembaga keuangan syariah [LKS] sebagai biaya pencadangan in case ada ketidakmampuan bayar dari pihak nasabah.

Di samping PPAP, ada namanya Biaya Admin yang biasanya dipersepsikan sama atau mirip, oleh karena besarannya yang kurang lebih setara dengan 1%. Biaya Admin di LKS bukanlah PPAP. PPAP dan Biaya Admin dua hal yang beda. Namun, secara Syariat, bisa saja PPAP akan bisa disebut sebagai Biaya Admin.

“Secara Syariat, PPAP bisa dikategorikan sebagai biaya admin perolehan aset murabahah sehingga disebut Biaya Admin. | Secara Syariat, PPAP bisa tidak dikategorikan sebagai biaya admin perolehan aset murabahah sehingga tidak bisa disebut Biaya Admin.”

Itu logika fikih. PPAP mau disebut sebagai Biaya Admin atau BUKAN Biaya Admin, akan ada kemungkinan pembenaran yang benar.

Namun,

Namun dari sisi kemaslahatan [terutama bagi kemaslahatan] Nasabah, maka PPAP tidak dinyatakan sebagai Biaya Admin untuk Pembiayaan Nasabah. PPAP diambilkan dari dana keuntungan LKS, sehingga secara langsung berdampak pada keuntungan LKS, bukan dibebankan kepada nasabah.

[Catat: jika Nasabah memang BERSEDIA SENANG HATI menanggung biaya PPAP, itu sah-sah saja. Tapi langkah ini TIDAK DIAMBIL oleh Fatwa DSN MUI dan regulator, meskipun esensinya bisa sama].

Biaya Admin

Tentang Biaya Admin, kita mafhum bahwa pada biaya admin berlaku hukum jual beli. Sederhananya, tentukan saja berapa nilainya. Untuk objek jual beli yang sama, harga bisa beda, apalagi untuk objek jual beli yang beda, maka harga pun boleh beda. | Kok ternyata nilainya setara dengan 1%, ya nggak apa-apa.

WaLlaahu a’lam

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here