Santri Itu Cerdas

Santri itu cerdas..

Santri itu secara alamiah sudah dibekali berbagai ilmu ushul dan furu’ tentang Aqidah, Syariah dan Akhlaq. Semua ilmu tersebut dipelajari secara bersamaan. Sejak kanak-kanak.

Sejak kanak-kanak, santri sudah belajar ilmu tentang ilmu, adab meraih ilmu seperti kitab Ta’lim al Muta’allim Thariq at Ta’allum. Santri diajari etika terhadap ilmu, dan etika terhadap guru.

Santri, sejak dini, pun sudah diajari ilmu Bahasa dan ilmu Alat dari ilmu lughat al arabiyyah, tashrif al ishthilahy, nahwu seperti syarh Jurumiyyah, syarh Imrithiy, sampai syarh al Alfiyyah Ibnu Malik. Kitab terakhir ini jadi materi pascasarjana di Al Azhar Cairo. Belum lagi tentang Balaghah, Ma’ani, Badi’ dan lain-lain tentang ilmu alat. Alat untuk memahami ilmu.

Dalam hal Aqidah dan Akhlaq, sejak kanak-kanak sudah diajari Aqidah al Awam versi madzhab Syafii sampai kitab-kitab Aqidah ranah Tashowwuf. Akhlaq lil Baniin, Akhlaq lil Banaat sampai juga pada ilmu Tashowwuf sederhana sampai yang tidak sederhana.

Dalam hal Syariah ranah FIKIH muamalah, santri itu sejak kanak-kanak atau remaja, sudah diajari tentang fikih jual beli dan semua bahasan Muamalah seperti Bab Akad, Jual Beli, Riba, Khiyar, Sharf, Salam, Murabahah, Ariyyah, Ariyah, Qardh, Ijarah, Ju’l, Musaqah, Syirkah, Syuf’ah, Qismah, Rahn, Taflis, Hajr, Shulh, Kafalah, Hawalah, Wakalah, Luqathah, Wadiah, Ghasab, Istihqaq, Washaya, Hibah, Faraid, Zakat, Wakaf dan lain sebagainya.

Kitabnya dari Fath al Qarib atau pake Fiqh Wadhih, ada Fath al Muin sampai I’anah ath Thalibin, juga ada Bidayah al Mujtahid wa Nihayah al Muqtashid. Versi Hadits ada Bulugh al Maram min Adillat al Ahkam juga Subul as Salam, dan lain-lain. Kitab-kitab yang saya sebut di atas itu baru sebagian kecil dari kitab yang dipelajari oleh santri.

Seharusnya santri itu sangat cerdas di bidang Muamalah.

———————————————————————————

Jumlah santri se Indonesia ada berapa? | Saya nggak ngitung.

Cek saja jumlah pesantren di Indonesia ini berapa dan kalikan saja dengan perkiraan jumlah santri dan alumninya yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

——————————————————————————-

Dalam Hal Muamalah Kontemporer, mudah saja logikanya. Silahkan cermati alurnya atau lakukan tashowwur pada transaksi Muamalah Kontemporer, kemudian cocokkan dengan ilmu-ilmu Muamalah yang ada di kitab klasik. Cocokkan dengan ilmu Ushul Fiqh, ilmu Qawaid Fiqh seperti Faraid al Bahiyah sampai al Asybah wa an Nazhair dan kitab-kitab lain. Itu sudah sangat powerfull.

Kalau konsep dan praktiknya tidak sesuai logika kitab klasik, mari disesuaikan. Mari kita sampaikan logikanya. | Ilmu Ekonomi Islam zaman now, kadang-kadang masih berlawanan dengan logika kitab turats. Tugas kita semua untuk mengarahkan logikanya agar lebih akurat.

Islam harus kuat. Orang Islam harus kuat, termasuk di bidang Ekonomi. Pembangunan nafkah di semua lini, termasuk lini ekonomi berawal dari pemaksimalan logika fikih Muamalah. Mari santri lebih kuat lagi mencermati ilmu fikih Muamalah dan menerapkannya dalam konteks Muamalah Kontemporer.

Jangan lupa, pahami konsep Muamalah kontemporer. Cara memahaminya ya lahap semua regulasi dan prosedurnya, baik prosedur internal maupun eksterna. Sangat bagus jika pernah jadi praktisinya.

Jika itu semua kita lakukan, yang ada tinggal hadirnya kejayaan Islam. Amin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *