Modal Bank Syariah Haram Juga?

Modal Bank Syariah Haram Juga

Kritikan:

“Modal Bank Syariah kan ujungnya dari Bank Konven. Riba juga kan.”

Jawaban:

Mari kita bahas logikanya secara konsisten ya. Siap ya.

Apa definisi modal? | Modal adalah harta atau dana yang disetorkan kepada orang lain untuk menjalankan usaha dalam rangka mengharap keuntungan.

  • Apakah modal itu merupakan zat haram? | Tidak. Modal itu bukan zat. Duit juga bukan zat. Bukan zat haram. Sampai ia ditransaksikan haram.

Jika modal itu berupa duit dan duit itu disusun dalam satu dompet atau brankas, apakah duit-duit itu menjadi haram karena nempel satu sama lain? | Tidak haram. Uang bukan zat. Nempelnya lembar uang yang satu dengan uang yang lainnya tidak menyebabkan haram. Haramnya uang nunggu sampai ia ditransaksikan dan/atau dari mana alur uang itu dihasilkan.

Modal Bank Syariah dari Bank Konven itu gimana? Kan dari Riba juga? | Modal Bank itu secara akuntansi adalah pos modal. Pos netral. Netral sampai ia ditransaksikan halal atau haram. Memang benar bahwa modal itu BISA berasal dari laba ditahan. Berarti modal Bank Syariah dari Bank Induk itu diambil dari modal di luar laba ditahan. Sudah jauh lebih dari cukup. Begitu.

“Sifat hukum asal Modal Kerja adalah Netral, sampai modal itu ditransaksikan halal atau haram.” Ifham Quotes

Apakah modal Bank itu hanya dari pemegang saham? | Tentu tidak. Modal Bank selain dari pemegang saham [pos modal] kan malah lebih banyak berasal dari duit Tabungan, Giro dan Deposito. Duitnya Nasabah. Dan bisa saja duit yang dipake Bank menjalankan operasional dan bisnis itu berasal dari selain pemegang saham dan nasabah, yakni bisa dari BI atau Bank lain.

  • Pertanyaannya, apakah duitnya Nasabah Tabungan, Giro dan Deposito itu HARAM? | Tidak. Belum tentu.
  • Pertanyaannya, apakah duitnya Pemodal itu HARAM? | Tidak. Belum tentu.

Kalau begitu, apakah modal yang masuk ke Bank Syariah itu haram? | Tidak. Belum tentu. Bisa dilihat dari alur akuntansinya. Jika ada. Malah sangat bagus jika ada.

Apakah Nasabah Tabungan, Giro dan Deposito bisa mempertanggungjawabkan bahwa alur duitnya adalah halal? | Tidak. Tidak bisa secara akuntansi.

Apakah pemegang saham Bank Induk [Bank Konven] bisa mempertanggungjawabkan bahwa alur duitnya adalah halal? | Bisa. Jelas bisa secara akuntansi. Nah, ini lebih bagus dan jelas aliran dananya, dibanding duit yang berasal dari Nasabah Tabungan, Giro dan Deposito.

  • Dari sisi logika, lebih jelas mana kehalalan sumber dana dari pemegang saham atau dari Nasabah Penabung di Bank Syariah? | Lebih jelas kehalalannya dari pemegang saham. Jelas secara akuntansi. Audited.

Tapi kan modal itu bisa dari sumber haram? | Baca ulang tulisan saya di atas. Modal Bank Syariah dibanding Bank Induk pasti lebih kecil. Modal diambil dari modal. Modal Bank Induk juga ujungnya dari personal juga yang halal haramnya dianggap netral sampai ada bukti tertulis bahwa asal usulnya adalah haram.

Simpulan:

Modal Bank Syariah di Indonesia itu halal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *